BERSAMA SELURUH MASYARAKAT MERUBAH AGAR SASTRANYA BENAR

Dilihat : 8832 Kali, Updated: 12 12 2014 08:17:44
BERSAMA SELURUH MASYARAKAT MERUBAH AGAR SASTRANYA BENAR

Puisi tentang Purwojati meminta air, mulai terdengar dimana-mana. Tak kurang BAPPENAS bersama Tim Peralihan-pun datang jauh-jauh dari Jakarta ingin melihat “ada apa denganmu Purwojati”. Setelah berkeliling desa sejenak, mereka lalu berhenti di Balai Desa Gerduren  menawarkan ide pemangkuan hutan oleh desa.

Sahur manuk-pun terdengar di Balai desa itu namun pada hakekatnya masyarakat di Purwojati yang utama dan terutama adalah butuh 3 (tiga) hal yaitu air, air dan air.

Untuk sejenak kerinduan akan air terhibur oleh kedatangan BAPPENAS dan Tim Peralihan.

Pertanyaannya sekarang “betulkah mereka akan mampu mewujudkan janjinya itu, sehingga mimpi mayarakat Purwojati mempunyai air bisa segera terwujud?” barang tentu kita semua harus masih harus sabar menunggu.

Sambil menunggu janji-janji itu, tak kurang disetiap bulan para Kades, BPD rutin berkumpul untuk membahas bagaimana Purwojati kedepannya tidak kekurangan air.

Saluran irigasi, Sumur bor, sadapan, atau bahkan hujan tak mereka pilih-pilih. Apapun jadi yang penting ada air, karena sudah sekian lamanya mereka selalu hidup dalam kekurangan air yang sangat mengerikan.

(bersambung)

 

 
 

Related Posts

Komentar